Entri Populer

Thursday, June 16, 2011

INDONESIA DI MATA SAYA DAN DI MATA ORANG EROPA

Hi Guys,,tadi saya baru surfing di internet dan saya lagi mencari apapun yang berhubungan dengan negara Swiss (Switzerland). Saya sangat tertarik dengan negara itu dan sangat bermimpi bisa berkunjung ke sana suatu saat nanti atau bahkan bisa menetap di sana. dari beberapa literatur yang pernah saya baca atau dari bebera beberan dari orang-orang, teman-teman dan dosen-dosen saya (pada khususnya), mereka mengatakan bahwa negara yang paling rendah tingkat korupsi dan kriminalitasnya itu adalah negara Swiss. Dengan gambaran negara yang dinyatakan oleh mereka, saya menjadi sangat tertarik ingin ke sana. Namun, untuk lebih meyakinkan diri saya lagi, oleh sebab itulah saya mencari informasi apapun yang bisa saya dapatkan tentang negara indah itu (masih dalam angan-anganku)melalui googling. setelah beberapa saat saya mencari saya belum menemukan apa yang benar-benar ingin saya baca. Lalu, karena lelahnya mencari ditambah lagi menunggu loadingnya tel*****l fla** yang bikin muyak saking lambatnya, saya memutuskan untuk mencari pages mengenai kesaksian orang Indonesia yang pernah berkunjung atau bahakan menetap di Swiss, dan sayapun dengan tidak sengaja menemukan halaman di bawah ini, halaman ini semuanya bercerita tentang pengalaman orang-orang Indonesia yang pernah ke Swiss atau sebaliknya, dan tentunya orang-orang ini berasal dari berbagai profesi, ada mahasiswa, orang tua biasa, politikus, bahkan sampai TKI atau BMI (Buruh Migran Indonesia), semuanya bertemu dalam web ini yang disebut "Indonesia-Swiss Club" semua anggotanya dapat menuliskan pengalaman menarik mereka dalam sebuah e-note (electronik note / catatan elektronik). Nah, di bawah ini adalah salah satu pengalaman orang Swiss-Indonesia (setidaknya begitulah yang dikatakan si penulis dalam catatannya) mengenai negara Indonesia-Swiss sendiri, jadi ini bukan kesaksian dari pemgalaman saya, melainkan pengalaman orang lain. nah, kalau kalian tertatik untuk mengetahui lebih jauh, silahkan dibaca toh postingan copy-an-ku di bawah dan untuk lebih meyakinkan para pembaca bahwa ini bukan karangan Mr. Ebay belaka maka saya juga tidak segan-segan untuk memberi alamat HTML-nya. Well, Ebay DJ Love Peace, bro n' sist.

Author ; Reto Meili
re-Writer ; Ebay Downey Jr
real pages ; http://indonesiaclub.jimdo.com/catatan-berbincang-santai/catatan-bernincang-santai-1-10/

Pertamanya, saya mau cerita pengalaman saya sendiri dengan Indonesia, lalu membahas bagaimana persepsi Indonesia di Europa atau di Swiss pada umumnya.

Saya berumur 13 waktu pertama kali saya dengar nama negara Indonesia. Waktu itu ada pendeta dari Timor yang tinggal dan kerja di gereja di Horgen, dekat Zürich. Saya ingat bahwa ibu saya ajak saya ikut dia ke gereja saat Erntedankfest di Schönenberg, desa orang tuaku. Die bilang tahun ini ada tamu khusus dari Indonesia yang bicara tentang budaya dan negaranya. Saya jadi bingung. Tentu semua orang tahu India, tapi Indonesia, apa itu? Negarakah? Saya cari negara ini di peta dunia dan ikut Erntedankfest dan kenalan dengan pak Abe Polid dan putrinya Elza. Saya tak ingat lagi alasan utamanya kenapa saya tetap tertarik dengan Indonesia. Mungkin karena kecantikan si Elza. Dia pintar sekali main piano dan menyanyi.

Waktu itu saya masih SMP. Habis sekolah saya sering mampir di keluarga Poli di Horgen, belajar beberapa kata dalam bahasa Indonesia dan belajar tentang budaya Indonesia. Saya masih ingat pak Poli heran karena saya mau tahu „ich mag es, wenn die Sonne scheint“. Dia bilang, matahari selalu bersinar di Indonesia. „Wah, negara keren!“, saya pikir.

Selain pak Poli itu ada satu orang lagi yang penting untuk hubungan saya dengan Indonesia: temannya bapak, pak Müller, yang saat itu kerja di Indonesia selama 6 tahun. Dia suruh keluarga saya kunjungi dia di Batu (Jawa Timur) tahun 1993, karena ini sudah tahun terakhir dia tinggal di Indonesia. Memang bisa dianggap kebetulan sekali saya kenalan sama pak Poli dan disuruh mampir ke Indonesia oleh pak Müller. Kita jadi pergi liburan ke Indonesia sekeluarga summer 1993. Waktu itu saya berumur 14 dan pertama kali jalan jauh, keluar Europa malah. Kalau saya baca ulang diary yang saya tulis waktu itu, saya jadi ingat benar-benar jatuh cinta sama negara indah itu yang namanya Indonesia. Saya langsung merasa dekat dengan budayanya dan dan pak Müller menjadi idolaku. Waktu itu saya yakin mau kerja dan tinggal di Indonesia juga, dan menjadi persis seperti dia. Tiap kata yang pak Müller ucapkan, tiap cerita tentang Indonesia, saya dengar dengan mulut dan kuping terbuka. Jadi saat itu, pengetahuanku tentang Indonesia semua dari pak Müller.

Pulang dari Indonesia saya menjadi fan setia negara itu. Mungkin karena orangnya yang ramah, mungkin karena kecantikan alamnya, mungkin juga karena exotisme.

Tahun 1997, waktu saya berumur 17 dan sudah SMA, ibu saya lihat iklannya AFS, bina antarbudaya, yang menawarkan ikut menjadi pertukaran pelajar ke luar negri selama satu tahun. Orang tuaku siap mau bayar biar saya bisa ikut programnya AFS. Walaupun bapak saya suruh saya pilih USA, Australia atau New Zealand, pokoknya suatu negara yang berbahasa inggris biar ada gunanya belajar di luar negri, saya tetap mau pilih Indonesia. Rasanya saya belum tahu cukup tentang negara itu. Jadilah, saya ikut program AFS ke Makassar/Indonesia, tinggal di keluarga angkat dan ikut pelajaran di SMA 17. Saya diberi kesempatan untuk benar-benar hidup di budaya yang jauh berbeda dengan budayaku. Saya ikut upacara bendera, saya ikut bosan di pelajaran PPKN, saya ikut pakai seragam yang tidak nyaman, saya ikut makan bakso di kantin saat istirahat jam 10 pagi, saya ikut santai dan makan di pantai Losari yang saat itu masih menjadi meja terpanjang di dunia, saya ikut jongkok sambil makan bakso, es teler atau mie kuah, saya ikut nongkrong di pos kamling, merokok gudang garam, nonton orang latihan sepak bola, nonton dan ketawa lihat team volley ball bencong, saya ikut makan, minum dan merokok tersembunyi di alang-alang saat bulan puasa, saya ikut puasa juga, saya ikut main domino dan minum ballo bersama teman-teman pos, saya ikut panggil cewek yang lewat dan ketawa karena herannya melihat bule jadi anak jalanan. Saya ikut belajar sholat, menyanyi adzhan, saya ikut ke gereja pantekosta, saya ikut injak kecoa, ikut ke desa adat Kajang berpakaian hitam bersama bangsawan, saya ikut teman-teman ke pantai Bira dan ikut pesta To Mate bersama keluarga teman saya di Tana Toraja. Saya ikut bolos sekolah, ikut EBTANAS bahasa inggris dan ikut ngaret seperti kebiasaan orang Indonesia. Seperti orang Indonesia juga saya kena krismon, kerusuhan, inflasi dan akhirnya dievakuasikan. Maka saya ikut cinta dollar daripada rupiah. Waktu saya transit di Singapore, saya tidak mampu beli satu cangkir kopi pun, karena kurs rupiahnya jatuh jauh. Saya pegang 20'000 rupiah dan tak mampu beli apa-apa di bandara Singapore. Permen karet pun terlalu mahal jadinya. Di Indonesia sebelum krismon, dengan 20'000 rupiah itu bisa saya beli 20 mangkok bakso, sekarang satu cangkir kopi sudah terlalu mahal. Saat saya ikut program pertukaran pelajar saya merasa menjadi orang Indonesia untuk sebagian. Pulang dari Indonesia saya melihat budaya diriku dengan mata yang berbeda. Saya melihat beberapa kebiasaan khas orang Swiss yang saya anggap normal sebelum berangkat. Saya mulai bandingkan kedua budaya itu. Pulang dari Indonesia saya merasa bahwa Indonesia telah menjadi sebagian dari identitasku. Di Indonesia saya juga mulai respek dan tertarik sama Islam, karena Islam Indonesia rata-rata toleran dan orangnya ramah. Tidak bisa disamakan dengan para Taliban. Tahunku di Indonesia benar-benar merubahkan saya dan sejak itu saya tahu bahwa saya selalu akan kembali ke Indonesia, yang menjadi my second home. Sedangkan teman-teman saya yang ikut ke Indonesia tahun 1997/98 ada juga yang sudah hampir lupa tentang Indonesia dan bahasanya, saya tetap berkontak dengan teman-teman saya dari dulu. Mungkin saya memang ketemu negara dan budaya yang cocok dengan saya. Sejak itu saya sudah tiga kali kembali ke Indonesia, dan tentu tiap kali mampir di Makassar. Bedanya dengan tahun AFS, waktu itu saya tak boleh jalan-jalan ke luar Sulawesi Selatan. Sedangkan sejak itu saya selalu keliling-keliling Indonesia.

Waktu saya kuliah saya sering pilih seminar-seminar tentang Indonesia yang ditawarkan oleh antropologi di Universitas Bern. Saya mau tambah pengetahuan ilmiah tentang Indonesia dan bukan saja pengetahuan budaya sehari-hari.



Saya sebut semua itu karena saya pikir pengalaman saya tentang Indonesia sudah jauh berbeda dengan orang Swiss atau Europa yang lain. Maka saya tidak mewakili orang Swiss pada umumnya.

Indonesia di mata saya adalah kepulauan yang sangat kompleks. Antara 13'000 dan 17'000 pulau, antara 300 dan 400 suku dan bahasa yang berbeda, 5 agama yang resmi dan ratusan yang sebenarnya, membuat Indonesia sangat diverse. Yang pasti Indonesia itu lahir dari aktivitas penjajah belanda yang menentukan perbatasan. Hasil sejarahnya kebetulan ada perbatasan antara Malaysia dan Indonesia, antara Filipina dan Indonesia, dan tidak ada perbatasan antara Papua dan Indonesia. Saat merdeka, Soekarno kena tantangan yang besar, bagaimana menyatukan semua pulau, suku dan agama itu? Menurut saya Soekarno sangat pintar temukan solusi kompromi ala Indonesia: dia campur aliran kapitalisme, sosialisme dan agama menjadi Pancasila, suatu produk yang benar-benar asli made in Indonesia. Menurut saya, Pancasila itu bisa menjadi contoh atau metafora. Sejak dulu budaya Indonesia selalu berhasil pinjam elemen-elemen dari budaya luar negri, tapi disesuaikan dengan budaya Indonesia. Bahasa Indonesia mengambil setengah dari kosa kata bahasa-bahasa luar negeri, budaya Indonesia mengintegrasi agama Hindu dari India, agama Buddha dari Cina, agama Islam dari Arab, agama kristen dari Europa tanpa hilang identitas dirinya. Indonesia mengintegrasi konstitusi Europa dan ekonomi kapitalis. Berarti Indonesia itu adalah budaya yang resisten, yang ambil elemen-elemen dari luar negri tanpa hilang identitas sendiri. Kita bisa bandingkan kemampuan dan kekuatan itu dengan ketidakmampuan budaya-budaya Europa untuk mengintegrasi elemen-elemen luar budaya di budaya sendiri (Balkan, Turki, Tamil etc.). Itu berarti bahwa budaya Indonesia memang dinamis dan bisa menjadi contohnya globalisasi. Sejak dulu orang Indonesia biasa tinggal di lingkungan multikultural. Hampir setiap orang Indonesia mampu bicara dalam dua atau tiga bahasa dan pikir dalam dua sistim budaya yang berbeda: Bugis dan Indonesia, Jawa dan Indonesia, Bali, Indonesia dan Inggris, dsb. Itu berarti bahwa budaya Indonesia sebenarnya paling resisten terhadap pengaruh-pengaruh negatifnya globalisasi, karena dinamisme dan perubahan sendiri telah menjadi bagian dari budaya dan identitas Indonesia. Saya hormat sekali dengan sifat budaya Indonesia itu, yang bisa menjadi petunjuk untuk budaya-budaya Europa yang makin lama makin tertutup terhadap pengaruh luar Europa.

Saya sendiri merasa betah sekali di Indonesia karena orangnya tidak cuek, suka ajak bicara, tertarik mau tahu tentang luar negri dan selalu senang sekali kalau saya bisa jawab dalam bahasa mereka. Saya merasa direspek terus oleh orang Indonesia. Tidak bisa dibandingkan dengan terbaliknya. Orang luar Europa yang tinggal di sini sering kena skeptisismenya orang Europa, sampai rasisme juga. Saya senang juga dengan makanan yang gurih dan pedisnya, dengan pemandangan dan iklim tropisnya. Alam Indonesia itu luar biasa dengan gunung apinya, pulau-pulau dengan batu karangnya, bukit-bukit berhutannya, sawah-sawah di pegunungannya. Hampir semua orang Europa yang pernah ke Indonesia benar-benar heran dengan keindahan negara itu dan keramahan penduduknya. Menurut saya orang Indonesia boleh saja bangga dengan negara dan budayanya. Kadang saya merasa orang Indonesia sudah kurang percaya diri, padahal tinggal di negara yang luar biasa.

Walaupun saya benar-benar senang dengan Indonesia, baik dengan alam maupun budayanya, ada beberapa sisi negatifnya juga yang saya mau sebutkan. Pertama, saya kadang sedikit terganggu kalau orang Indonesia rata-rata konservatif sekali dan menurut saya jauh terlalu religius. Berarti orang Indonesia kadang tidak pikir sendiri lagi tapi ikut seorang leader saja. Di bidang politik orang Indonesia sudah emansipasi dan punya opini sendiri. Tapi dibidang agama belum. Ada tendensi fundamentalisme yang sedikit mengkhawatirkan. Walaupun cuma 1% dari orang Indonesia memang fundamentalis, pengaruhnya sangat besar. Konstitusi Indonesia dan mulai longsor karena pemerintah Indonesia tidak serius mempertahankan pancasila. Menurut saya masalah terutamanya bahwa orang Indonesia sendiri terlalu religius. Walaupun orang politik atau polisi, yang sebenarnya bertugas mempertahankan konstitusi dan pancasila, mereka sendiri juga religuis dan tidak berani melawan para fundamentalis. Bukan saja karena takut orang fundamentalis lebih kuat, tapi juga takut nanti kena marahnya tuhan kalau melawan orang fundamentalis yang seagama. Biar dengan serius bisa mempertahankan ideologi negara, orang Indonesia mesti memisahkan politik dan agama. Kalau islamisasi di Indonesia maju, Nusantara lama-lama akan pecah, karena orang non-Islam akan mau tinggalkan Indoensia karena tidak bisa identifikasi lagi dengan negara syariah. Orang Jawa pun yang Muslim tidak tertarik mau hidup di negara syariah. Indonesia hanya bisa bersatu kalau pancasila, yang benar-benar menjadi produk Indonesia, dihormati dan dipertahankan tanpa kompromi. Karena syariah bukan produk Indonesia juga, melainkan produk impor budaya Arab. Kebiasaan Indonesia itu mengintegrasi elemen-elemen luar negri, tapi sesuaikannya biar cocok dengan sifat budaya Indonesia. Islamnya Jawa tidak sama dengan Islamnya Wahabiya. Orang Jawa tidak ada masalah percaya pada hantu-hantu, dewa-dewa dan pohon-pohon sakti sedangkan percaya sama Allah juga, karena mereka orang Indonesia, bukan orang Arab.

Masalah yang kedua adalah korupsi. Saya rasa bahwa para hakim, politisi dan polisi Indonesia bisa dibeli saja. Yang kaya bisa beli kebenaran. Saya tidak tahu kenapa justru di Indonesia parah sekali masalah korupsinya, tapi yang jelas Indonesia itu termasuk pemimpin daftar negara-negara yang korup. Korupsi itu bukan „Kavaliersdelikt“, melainkan mirip kanker yang meghancurkan sistim politik, dan kepercayaan rakyat pada pemerintahnya dan kepada adanya keadilan pula. Semua jadi relatif. Nilai sekolah bisa dibeli, ijazah doktor juga, kontrak bisa dibeli, pembunuhan bisa disembunyikan, konstitusi, hukum dan pancasila bisa longsor. Kalau tiap organnya tubuh Indonesia telah kena metastasisnya kanker yang namanya korupsi itu, matilah tubuhnya. Indonesia itu negara yang kaya. Buktinya Suharto berhasil mengambil 40 milyar dollar sendiri. Masalahnya itu distribusi uang itu. Walaupun Indonesia negara yang kaya, selama ada korupsi tidak mungkin menghapus kemiskinan yang tetap ada.

Masalah yang ketiganya menurut saya itu orang Indonesia rata-rata kurang respek alam. Hutan-hutannya Kalimantan hancur, orang utannya dibakar hidup, cicak saja dibunuh sembarangan, batu karangnya hancur karena polusi dan pemancingan pakai dinamit. Sungai-sungainya dan kanal-kanalnya sampai beracun dan penuh sampah. Belum terlambat, alam Indonesia masih luas dan indah, tapi sudah tiba waktunya untuk merubah dan merespek alam. Karena manusia itu hanya bagian dari alam, bukan rajanya alam.



Sekarang saya mau bahas Indonesia di mata orang Europa atau orang Swiss yang lain. Sejak saya pulang dari Indonesia tahun 1998 saya sering cerita tentang pengalamanku di Indonesia. Rata-rata orang Europa (mungkin kecuali orang belanda) tidak tahu Indonesia, walaupun Indonesia itu negara paling besar nomor 4 di dunia. Orang Indonesia jarang merantau ke luar negeri, jarang ada turis Indonesia di Europa, hampir tidak ada restoran atau pusat budaya Indonesia di Europa. Orang Swiss sudah tahu tentang budaya Cina, India, Thailand, Arab, Amerika Selatan dan Afrika, tapi Indonesia tidak. Saya ingat pertanyaan nenek saya apa di Indonesia memang ada televisi, mobil, rumah dan perdagangan. Orang Indonesia hidup di hutan atau di mana? Siapa mengajar mereka bangun rumah? Dia tidak bermaksud jelek atau menghina, tapi generasi nenek memang diajarkan bahwa budaya luar Europa masih kanibal dan tinggal di hutan. Orang muda masa kini sudah tahu adanya Indonesia. Tapi mereka tidak tahu apa-apa tantang Indonesia. Mereka tahu Bali dari liburan. Tapi mereka tidak sadar bahwa bukannya „Indonesia itu dekat Bali“, tapi Bali itu sebagian dari Indonesia. Promosi pariwisata kan juga utamakan Bali, bukan seluruh Indonesia. Hampir semua orang Swiss heran kalau saya bilang mayoritas orang Indonesia itu Muslim. Mereka pikir karena terletak di Asia Tenggara, pasti agama Buddha. Menurut orang Swiss, agama Islam terletak di Timur Tengah saja. Sejak Migros jual produk-produk Indonesia seperti krupuk, nasi goreng, mie goreng, sambal oelek dan bumbu babi panggang, orang Swiss mulai lebih tahu apa yang orang Indonesia makan. Saya ingat 10 tahun yang lalu nasi goreng dijual dan dideklarasi „chinesisches reisgeicht“, yang tentu salah. Tapi siapa tahu Indonesia? Migros pun tidak tahu atau mungkin pikir orang lebih wajar mau beli kalau mereka tahu di mana negaranya, seperti Cina. Saya juga heran kenapa kok Indonesia tidak terkenal sama sekali di Europa. Mayoritas restoran yang jual makanan Indonesia di Swiss bukan restoran Indonesia saja, melainkan resotran Thailand atau Cina yang juga tawarkan makanan Indonesia. Hampir tidak ada pemilik restoran yang berani buka restoran dengan resep Indonesia saja, karena takut tidak laku karena orang tidak tahu makanan Indonesia itu apa. Waktu Soeharto turun, banyak orang Europa untuk pertama kalinya dengar nama Indonesia. Yang pulang dari liburan di Bali pikir seluruh Indonesia itu seperti Bali. Mereka tidak sadar bahwa budaya Bali itu hanya salah satu dari ratusan budaya Indonesia, apalagi pengecualian karena budaya Hindu.

Menurut saya, KBRI di Europa mesti lebih serius promosikan budaya Indonesia, misalnya mengorganisir konferensi atau pemeran foto, undang sastrawan Indonesia, mengorganisir konferensi forum politik Indonesia, buka pusat budaya dan makanan Indonesia di Swiss. Orang Indonesia juga bisa menjadi penengah (Vermittler) yang penting di konflik-konflik antara budaya barat-kristen dan timur-islam, karena Islamnya Indonesia dianggap lebih moderat, toleran dan simpatis oleh orang Europa.

Indonesia itu negara yang besar dengan banyak potensial, tapi kok tidak terkenal sama sekali diluar Nusantara?

10 comments:

  1. Setitik surga ITU bernama "Indonesia"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ass. Perkenankan saya untuk memohon maaf sebesar - besarnya jika apa yang saya ceritakan nantinya akan membuat anda tersinggung, sebelumnya perkenalkan nama saya Herlina Parawati, saya berasal dari Deli Serdang, saya seorang istri dari ibu 4 orang anak. Awalnya kehidupan keluarga saya sangatlah bahagia. Walaupun penghasilan suami saya hanya mampu mencukupi kebutuhan sehari - hari keluarga kami, saya sangatlah bersyukur dan tak lama kemudian alhamdulillah suami saya diberikan kenaikan jabatan oleh atasannya, kehidupan kami mulai menanjak naik dan kami berpikir untuk membuka usaha. Singkat cerita sekali lagi saya sangat bersyukur sebab usaha ayam bakar yang kami buat sangat laris sehingga mendatangkan keuntungan besar bagi kami sekeluarga. Untuk memperbesar usaha kami, saya dan suami akhirnya memberanikan diri untuk meminjam uang di bank,setelah itu saya mendirikan cabang warung ayam bakar saya di berbagai daerah di Indonesia. Dengan jumlah karyawan kurang lebih 150 orang. Semula perkembangan usaha kami cukup baik, namun setelah setahun kemudian usaha kami mulai meredup dan cabang cabang warung ayam bakar kami mulai tutup satu per satu. Akhirnya usaha kami bangkrut dan menyisakan utang bank yang sangat besar bagi kami sekeluarga. Habis Jatuh Tertimpa Tangga pula suami saya dipecat dan dipenjarakan akibat dituduh menggelapkan uang perusahaan. Akhirnya semua hutang bank dan biaya hidup saya tanggung sendiri membesarkan empat orang anak tanpa suami saya merupakan cobaan yang sangat berat bagi kehidupan saya. saya stres dan hampir memutuskan kejalan yag salah dengan mengakhiri hidup saya sendiri, dalam keterpurukan hidup saya, secara tidak sengaja saya membuka salah satu blog kesaksian dan membaca kolom komentar seseorang yg punya nasib yang sama dengan saya. Dalam komentarnya dia mengarahkan saya untuk menghubungi seorang guru yakni Kyai H. Achmad Mubarak yang membantunya keluar dari masalahnya. Saya mencoba menghubungi pak kyai dan alhamdulillah beliau bersedia membantu saya. Masyaallah berkat bantuan beliau akhirnya semua utang saya lunas dan saya mampu mendirikan usaha kembali , walhasil sekarang saya sudah memiliki aset dimana mana dan memiliki perusahaan yang mengeskpor hasil laut keluar negeri, Semua ini terjadi berkat Allah SWT lewat uluran tangan pak Kyai H. Achmad Mubarak yang begitu tulus dan baik dalam mengarahkan saya keluar dari masalah utang saya. Sebagai wujud Ungkapan rasa syukur dan terima kasih saya, saya akan memberikan nomor beliau kepada anda yang membaca cerita saya ini, jika saudara saudari memiliki masalah seperti saya silahkan hubungi beliau di nomor 0821 2545 0758. Semoga bermanfaat dan semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin yaa rabbal alamin. Allahu Akbar

      Delete
  2. Saya Widya Okta, saya ingin bersaksi pekerjaan Tuhan yang baik dalam hidup saya untuk orang-orang saya yang mencari pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata itu, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara.
    Apakah mereka mencari pinjaman di antara Anda? Maka Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan kredit palsu di internet, tetapi mereka masih asli sekali di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah menjadi korban penipuan pemberi pinjaman 6 kredit, saya kehilangan banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka.

    Saya hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari hutang saya sendiri, sebelum saya dibebaskan dari penjara dan seorang teman saya yang saya jelaskan situasi saya kemudian memperkenalkan saya kepada perusahaan pinjaman yang dapat diandalkan yaitu SANDRAOVIALOANFIRM. Saya mendapatkan pinjaman saya sebesar Rp900.000.000 dari SANDRAOVIALOANFIRM pada tingkat rendah 2% dalam 24 jam yang saya terapkan tanpa tekanan atau stres. Jika Anda membutuhkan pinjaman, Anda dapat menghubungi dia melalui email: (sandraovialoanfirm@gmail.com)

    Jika Anda memerlukan bantuan dalam proses pinjaman, Anda dapat menghubungi saya melalui email: (widyaokta750@gmail.com) dan beberapa orang lain yang juga mendapatkan pinjaman mereka, Mrs. Jelli Mira, email: (jellimira750@gmail.com). Yang saya lakukan adalah memastikan saya tidak pernah membayar pembayaran cicilan bulanan seperti yang disepakati dengan perusahaan pinjaman.

    Jadi saya memutuskan untuk membagikan karya baik Tuhan melalui SANDRAOVIALOANFIRM, karena dia mengubah hidup saya dan keluarga saya. Itulah alasan Tuhan Mahakuasa akan selalu memberkatinya.

    ReplyDelete
  3. Nama saya Aditya Aulia saya mengalami trauma keuangan karena saya ditipu dan ditipu oleh banyak perusahaan pinjaman online dan saya pikir tidak ada yang baik bisa keluar dari transaksi online tapi semua keraguan saya segera dibawa untuk beristirahat saat teman saya mengenalkan saya. untuk Ibu pada awalnya saya pikir itu masih akan menjadi permainan bore yang sama saya harus memaksa diri untuk mengikuti semua proses karena mereka sampai pada kejutan terbesar saya setelah memenuhi semua persyaratan karena permintaan oleh proses saya bisa mendapatkan pinjaman sebesar 350jt di rekening Bank Central Asia (BCA) saya saat saya waspada di telepon saya, saya tidak pernah mempercayainya, agaknya saya bergegas ke Bank untuk memastikan bahwa memang benar ibu kontak sekarang mengalami terobosan pemanasan jantung dalam kehidupan finansial Anda melalui apakah itu BBM INVITE-nya: {D8980E0B} atau apakah kamu ingin mengkonfirmasi dari saya? Anda bisa menghubungi saya melalui surat saya: {aditya.aulia139@gmail.com} dan juga Anda bisa menghubungi perusahaan ISKANDAR LESTARI LOAN COMPANY (ISKANDAR LENDERS) via: {mail:iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com}

    e_mail:::[aditya.aulia139@gmail.com]
    [iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com]
    WhatsApp:::[+44] 7480 729811[Chats Only]
    Telephone Number☎[+44] 7480 729811[Calls Only]
    BBM INVITE:::[D8980E0B]

    ReplyDelete
  4. Semua terima kasih kepada mrs KARINA ROLAND untuk membantu saya dengan pinjaman saya selepas ditangkap oleh orang-orang palsu yang kerang menjadi peminjam pinjaman.
    Nama saya Annika amahle mokoena, saya dari Afrika Selatan dan saya tinggal di bandar Johannesburg. Suatu bulan yang lalu saya sedang mencari pinjaman dalam talian dan saya melihat pemberi pinjaman pinjaman yang berbeza di internet dan saya memohon dari mereka dan semua saya mendapat adalah penipu saya menggunakan lebih daripada 2 syarikat dan saya ditipu semua melalui. Jadi saya berputus asa sehingga saya memutuskan untuk menyemak semula jika saya akan mencari bantuan seperti yang saya cari dan saya menetap untuk mencari syarikat pinjaman legit saya jumpa syarikat ini bernama KARINA ROLAND LOAN COMPANY saya melihat banyak testimoni yang dimaklumkan oleh orang dia tetapi kerana saya ditipu secara serentak saya fikir ia adalah penipuan tetapi saya melakukan apa yang saya diminta lakukan dan saya menunggu untuk pinjaman saya dan Puan KARINA ROLAND memberitahu saya dalam masa kurang dari 24 jam anda dengan pinjaman saya dengan selamat saya tidak percaya sebab saya fikir ia juga satu penipuan sehingga hari itu adalah waktu malam di Afrika Selatan dan saya tidur pagi esok ketika saya bangun saya menerima amaran dari akaun bank saya dan segera saya memanggil pengurus bank saya untuk mengesahkan dan pengurus bank memberitahu saya untuk datang ke bank dengan serta-merta dan saya pergi dengan serta-merta ketika saya sampai di sana pengurus bank memeriksa akaun saya dan melihat sejumlah $ 127,000.00 USD yang Dolar Amerika Syarikat dan saya menjelaskan kepada pengurus saya bahawa saya memohon pinjaman dalam talian dan bank saya pengurus terkejut jika ada masih sebuah syarikat pinjaman sebenar dan legit online saya sangat gembira semua terima kasih kepada MRS KARINA ROLAND saya memutuskan untuk menulis di internet kerana saya melihat orang lain melakukannya dan memberi keterangan tentang syarikat ini sebabnya saya menghantar mesej ini secara online kepada sesiapa sahaja yang memerlukan pinjaman walaupun anda telah ditipu sebelum memohon dari syarikat ini dan yakinlah bahawa syarikat ini tidak akan membiarkan anda turun. Salam kepada sesiapa sahaja yang membaca mesej saya dan anda boleh menghubungi syarikat ini melalui pos (karinarolandloancompany@gmail.com) atau whatsapp sahaja +13128721592, Sekali lagi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang membaca kesaksian ini, anda boleh menghubungi saya juga untuk lebih lanjut maklumat ..... annikaamahlemokoena@gmail.com

    ReplyDelete
  5. Saya Suryanto dari Indonesia di Kota Palu, saya mencurahkan waktu saya di sini karena janji yang saya berikan kepada LADY ESTHER PATRICK yang kebetulan adalah Tuhan yang mengirim pemberi pinjaman online dan saya berdoa kepada TUHAN untuk dapat melihat posisi saya hari ini.

    Beberapa bulan yang lalu saya melihat komentar yang diposting oleh seorang wanita bernama Nurul Yudianto dan bagaimana dia telah scammed meminta pinjaman online, menurut dia sebelum ALLAH mengarahkannya ke tangan Mrs. ESTHER PATRICK. (ESTHERPATRICK83@GMAIL.COM)

    Saya memutuskan untuk menghubungi NURUL YUDIANTO untuk memastikan apakah itu benar dan untuk membimbing saya tentang cara mendapatkan pinjaman dari LADY ESTHER PATRICK, dia mengatakan kepada saya untuk menghubungi Lady. Saya bersikeras bahwa dia harus memberi tahu saya proses dan kriteria yang dia katakan sangat mudah. dari Mrs. ESTHER, yang perlu saya lakukan adalah menghubunginya, mengisi formulir untuk mengirim pengembalian, mengirim saya scan kartu identitas saya, kemudian mendaftar dengan perusahaan setelah itu saya akan mendapatkan pinjaman saya. . Lalu saya bertanya kepadanya bagaimana Anda mendapatkan pinjaman Anda? Dia menjawab bahwa hanya itu yang dia lakukan, yang sangat mengejutkan.

     Saya menghubungi Mrs ESTHER PATRICK dan saya mengikuti instruksi dengan hati-hati untuk saya, saya memenuhi persyaratan mereka dan pinjaman saya disetujui dengan sukses tetapi sebelum pinjaman dipindahkan ke akun saya, saya diminta membuat janji untuk membagikan kabar baik tentang Mrs. ESTHER PATRICK dan itulah mengapa Anda melihat posting ini hari ini untuk kejutan terbesar saya, saya menerima peringatan Rp350.000.000. jadi saya menyarankan semua orang yang mencari sumber tepercaya untuk mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Mrs. ESTHER PATRICK melalui email: (estherpatrick83@gmail.com) untuk mendapatkan pinjaman yang dijamin, Anda juga dapat menghubungi saya di Email saya: (suryantosuryanto524@gmail.com)

    ReplyDelete
  6. PERUSAHAAN PINJAMAN KARINA ROLAND
    SELAMAT DATANG DI KARINA ROLAND LOAN COMPANY, (karinarolandloancompany@gmail.com) atau whatsapp hanya di +1(585)708-3478, tujuan kami adalah untuk menyediakan Layanan Profesional Sangat Baik.

    Apakah Anda seorang pria atau wanita bisnis? Apakah Anda dalam kekacauan keuangan atau Anda perlu dana untuk memulai bisnis Anda sendiri? Apakah Anda memerlukan pinjaman untuk memulai Skala Kecil dan bisnis menengah yang bagus? Apakah Anda memiliki skor kredit yang rendah dan Anda kesulitan mendapatkan modal dari bank lokal dan lembaga keuangan lainnya?

    Pinjaman kami diasuransikan dengan baik untuk keamanan maksimum adalah prioritas kami, tujuan utama kami adalah untuk membantu Anda mendapatkan layanan yang Anda pantas, Program kami adalah cara tercepat untuk mendapatkan apa yang Anda butuhkan dalam sekejap. Kurangi pembayaran Anda untuk mengurangi beban pengeluaran bulanan Anda. Dapatkan fleksibilitas yang dapat Anda gunakan untuk tujuan apa pun - mulai dari liburan, pendidikan, hingga pembelian unik

    Kami menawarkan semua jenis layanan keuangan kepada individu yang membutuhkan pinjaman yang meliputi: Pinjaman Pribadi, pinjaman konsolidasi Utang, Pinjaman Bisnis, Pinjaman Pendidikan, Pinjaman Aman Hipotek, Pinjaman Tanpa Jaminan, Pinjaman Hipotek, Pinjaman Gaji, Pinjaman Siswa, Pinjaman Komersial, Pinjaman Investasi , Pinjaman Pembangunan, Pinjaman Otomatis, Pinjaman Konstruksi, dengan suku bunga rendah 2% per tahun untuk perorangan, perusahaan dan badan hukum. Dapatkan yang terbaik untuk keluarga Anda dan miliki rumah impian Anda juga dengan skema Pinjaman Umum kami.

    Silakan, hubungi kami untuk informasi lebih lanjut jika Anda tertarik: (karinarolandloancompany@gmail.com) atau whatsapp kami hanya di +1(585)708-3478

    ReplyDelete
  7. Nama saya SHARON LOGAN, saya dari Washington DCUSA, saya ingin menggunakan media ini untuk menulis kepada orang-orang di internet yang sedang membutuhkan pinjaman nyata, bahwa jika Anda membutuhkan pinjaman tanpa ditipu, ajukan permohonan dari KARINA ROLAND LOAN COMPANY adalah perusahaan yang tepat untuk melamar dari saya seorang guru saya telah ditipu 2 kali oleh perusahaan palsu yang berkeinginan menjadi pemberi pinjaman tetapi pada akhirnya ditipu, tetapi sekarang saya tidak lagi khawatir karena KARINA ROLAND telah membantu saya jadi jika Anda membutuhkan pinjaman mendesak untuk melakukan proyek atau bisnis apa pun, perusahaan ini akan membuat Anda tersenyum. Saya juga telah memperkenalkan sebagian besar teman saya ke perusahaan ini dan hanya 2 teman saya yang memberi tahu saya bahwa mereka telah menerima pinjaman di sana, salah satu teman saya menerima pinjaman $ 39,000.00 dollar dan teman saya lainnya menerima sejumlah $ 65,000.00 dollar jadi siapapun yang membutuhkan pinjaman online ajukan dari perusahaan ini dan anda akan yakin, karena perusahaan ini sangat membantu dan Tuhan akan terus menggunakan mereka untuk membantu orang yang membutuhkan pinjaman . Jika Anda membutuhkan pinjaman online, ajukan dari perusahaan ini dan hubungi mereka melalui alamat email karinarolandloancompany@gmail.com atau hanya whatsapp +1(585)708-3478 dan juga Anda dapat menghubungi saya melalui email sharonlogan023@gmail.com untuk informasi lebih lanjut , Terima kasih semua.

    ReplyDelete
  8. Selamat Siang Semuanya!!!

    Nama saya Mr Rashid Husaen dan saya dari Jawa Barat, indonesia dan saya berbicara sebagai salah satu orang paling bahagia di dunia hari ini dan saya berkata pada diri sendiri bahwa pemberi pinjaman menyelamatkan keluarga saya dari situasi buruk kami, saya akan memberitahu namanya kepada dunia dan saya sangat senang untuk mengatakan bahwa keluarga saya kembali selamanya karena saya membutuhkan pinjaman sebesar Rp300.000.000,00 untuk memulai hidup saya sejak saya adalah seorang ayah tunggal dengan 5 anak dan dunia sepertinya mengandalkan saya ketika saya mencoba untuk mendapatkan pinjaman Dari bank dan bank online menolak pinjaman saya, mereka mengatakan bahwa penghasilan saya rendah dan saya tidak memiliki jaminan untuk pinjaman jadi saya online dan segalanya menjadi lebih sulit karena mereka merobek uang saya dari saya dengan janji manis untuk membantu saya


    Sampai saya melihat postingan ibu nyonya maria dari sebuah blog dan saya memohon padanya, dia memberi saya semua syarat dan ketentuan dan saya setuju dan dia mengejutkan saya dengan pinjaman yang mengubah hidup saya dan keluarga saya, dan pada awalnya saya berpikir ini tidak mungkin karena pengalaman masa lalu saya dan janji-janji palsu tetapi yang mengejutkan saya, saya menerima pinjaman saya sebesar Rp300.000.000,00 dan saya akan menyarankan siapa pun yang benar-benar membutuhkan pinjaman untuk menghubungi Nyonya Maria Alexander wanita kata-katanya, melalui email : ( mariaalexander818@gmail.com ) karena mereka adalah pemberi pinjaman yang paling pengertian dan baik hati. siapa pun yang ingin pinjaman atau cara mendapatkan pinjaman asli, harus menghubunginya Via

    email: ( mariaalexander818@gmail.com )
    whatsapp: (+1 254-276-8402 )

    Anda dapat menghubungi saya Pak Rasyid untuk informasi lebih lanjut (rashidhusaen18@gmail.com)

    Allah Maha Besar
    Terima kasih semuanya

    ReplyDelete
  9. Halo

    Nama saya INDAH BERKAH dari kota Bontang, Indonesia. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberitahu semua orang di grup ini yang mencari pinjaman untuk berhati-hati karena ada scammer di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu, saya mengalami kerugian finansial dan saya memutuskan untuk mencari pinjaman dari Man di Singapura dan saya ditipu oleh orang-orang di singapura. Saya hampir putus asa sampai seorang teman saya menghubungi saya ke pemberi pinjaman yang sangat andal dan tulus bernama Mrs MARIA ALEXANDER, pemberi pinjaman pribadi yang meminjamkan saya pinjaman sebesar 3 MILIAR tanpa tekanan pada tingkat bunga 2% yang merupakan bunga yang terjangkau tingkat bagi saya.

    Setelah transfer pinjaman saya ke rekening bank saya, saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya ajukan telah dikirim langsung ke rekening saya oleh Ibu MARIA ALEXANDER tanpa penundaan. Karena saya berjanji kepada ibu bahwa saya akan membagikan kabar baik agar orang-orang dapat dengan mudah mendapatkan pinjaman tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman, silakan hubungi Mrs.MARIA ALEXANDER. Perusahaan Pinjaman Ibu sangat sah, mudah mendapatkan pinjaman, dapat diandalkan, terkenal dengan situs web perusahaan.

    HUBUNGI: IBU MARIA ALEXANDER
    Email ( mariaalexander818@gmail.com )
    ATAU whatsapp: +1 (254) 276-8402.


    Saya meluangkan waktu untuk menginformasikan semua bahwa Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: indahberkah011@gmail.com
    dan Ibu AMISHA CHAHAYA yang memperkenalkan saya dan bercerita tentang Ibu MARIA ALEXANDER, Dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu MARIA ALEXANDER, Tahun baru ini 2022, Anda Juga dapat menghubunginya melalui email:( amishachahaya8@gmail.com ) Sekarang , yang akan saya lakukan hanyalah berusaha memenuhi pembayaran pinjaman saya yang saya kirimkan langsung ke rekening bulanan.

    HUBUNGI: IBU MARIA ALEXANDER
    Email ( mariaalexander818@gmail.com )
    ATAU whatsapp: +1 (254) 276-8402.

    Saya ingin berterima kasih kepada ALLAH SWT karena telah menggunakan Ms. MARIA ALEXANDER untuk mengubah kisah keuangan saya dan sekarang saya adalah pemilik yang bangga dengan bisnis saya, semoga Allah terus memberkati Ms.MARIA ALEXANDER dan terus menggunakannya untuk membantu kita semua dalam keuangan
    kesulitan.

    SEMOGA ALLAH MEMBERKATI KALIAN SEMUA.

    ReplyDelete