Entri Populer

Saturday, June 11, 2011

KRISTEN, asal kata

Sebutan ini muncul 3 kali dalam Alkitab :


* Kisah Para Rasul 11:26
LAI TB, Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen."
NKJV, And when he had found him, he brought him to Antioch. So it was that for a whole year they assembled with the church and taught a great many people. And the disciples were first called Christians in Antioch.
TR, και ευρων αυτον ηγαγεν αυτον εις αντιοχειαν εγενετο δε αυτους ενιαυτον ολον συναχθηναι εν τη εκκλησια και διδαξαι οχλον ικανον χρηματισαι τε πρωτον εν αντιοχεια τους μαθητας χριστιανους
Translit interlinear, kai {dan} heurôn {setelah menemui} auton {dia} êgagen {membawa} auton {nya} eis {ke} antiokheian {antiokia} egeneto {itu terjadi} de {lalu} autous {pada mereka} eniauton {satu tahun} holon {penuh} sunakhthênai {(mereka) berkumpul} en {dalam} te ekklêsia {jemaat/ kumpulan umat} kai {dan} didaxai {mengajar} okhlon {orang-orang/ masyarakat} ikanon {banyak} khrêmatisai te {(mereka) dipanggil} prôton {(untuk) pertama kali} en {di} antiokheia {antiokia} tous mathêtas {para murid} khristianous {(orang2) Kristen}


* Kisah Para Rasul 26:28
LAI TB, Jawab Agripa: "Hampir-hampir saja kauyakinkan aku menjadi orang Kristen!"
NKJV, Then Agrippa said to Paul, "You almost persuade me to become a Christian."
TR, ο δε αγριππας προς τον παυλον εφη εν ολιγω με πειθεις χριστιανον γενεσθαι
Translit interlinear, ho de {lalu} agrippas {agripa} pros ton {kepada} paulon {paulus} ephê {berkata} en {dengan} oligô {sedikit (waktu)/ mudah} me {aku} peitheis {engkau meyakinkan} khristianon {(sebagai seorang) kristen} genesthai {menjadi}


* 1 Petrus 4:16
LAI TB, Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.
NKJV, Yet if anyone suffers as a Christian, let him not be ashamed, but let him glorify God in this matter.
TR, ει δε ως χριστιανος μη αισχυνεσθω δοξαζετω δε τον θεον εν τω μερει τουτω
Translit interlinear, ei {jika} de {tetapi} hôs khristianos {sebagai seorang kristen} mê {janganlah} aiskhunesthô {ia merasa malu} doxazetô {hendaklah ia memuji} de {tetapi} ton theon {Allah} en {karena} tô {dalam} merei {memuliakan} toutô {Nya}

Kata χριστιανος - khristianos : Christian, a follower of Christ, Pengikut Kristus .


Ketiga ayat di atas mengandung gagasan bahwa Kristen adalah gelar yang diakui umum pada zaman Perjanjian Baru, sekalipun jelas ada sebutan-sebutan lain yang dipakai oleh orang Kristen sendiri, yang barangkali lebih disukai.







A. ASAL DARI SEBUTAN ITU


Istilah χριστιανος - khristianos , mungkin mulanya menggambarkan "serdadu-serdadu Kristus", atau "rumah tangga Kristus", atau "pendukung-pendukung Kristus". Lukas, yang mengenal jelas gereja Antiokhia di Siria, menempatkan pemakaian pertama sebutan itu di sana. Herodes Agripa juga menyinggung nama χριστιανος - khristianos.

Namun Kisah Para Rasul 11:26 tak dapat dipandang sebagai memastikan penanggalan asal mula gelar itu. Tapi ada alasan untuk menghubungkan kejadian itu dengan apa yang mendahuluinya, sebab Lukas baru saja menunjukkan bahwa Antiokhialah jemaat pertama dengan suatu unsur murni non-Yahudi, bekas penyembah berhala; artinya: Antiokhialah
tempat pertama di mana orang-orang non-Yahudi melihat agama Kristen lain dari mazhab Yahudi. Nama-nama yang cocok bagi orang-orang yang bertobat pasti tidak lama kemudian muncul.

Dalam beberapa sumber berpendapat bahwa kata χριστιανος - "khristianos" itu sebuah julukan yang sifatnya 'ejekan' yang berarti harfiah “Kristus-kecil” yang dilontarkan orang-orang kepada pengikut Kristus mula-mula/ Jemaat mula-mula

tuh kristus kecil.....
hei kristus kecil!
pergi kamu kristus kecil!

Kemudian nama ini menjadi nama yang legitimate untuk menyebut kelompok orang yang percaya Kristus.

Bagaimanapun juga sebutan "Kristen" atau χριστιανος - khristianos, telah baku pada tahun 60-an Masehi. Herodes Agripa yang licik memakainya pasti untuk menyindir Paulus. Petrus, mungkin dari Roma, sebelum penghambatan oleh Nero, mengingatkan "para orang pilihan" di bagian-bagian Asia Kecil, supaya seorang pun jangan malu jika dipanggil untuk menderita sebagai Kristen. Nero melancarkan tuduhan-tuduhan palsu terhadap suatu mazhab yang masyarakat umum 'sedang menyebutnya' ('appellabat' - bentuk masa kata kerjanya penting) "orang Kristen".



B. SUMBER SEBUTAN ITU


Kata χρηματισαι - 'khrêmatisai' (terjemahan Bahasa Indonesia "disebut") dalam Kisah Para Rasul 11:26 ditafsirkan bermacam-macam. Ada terjemahan "menyebut diri mereka", berpendapat bahwa "Kristen" adalah sebutan yang diciptakan di jemaat Antiokhia. Terjemahannya memang mungkin, tapi tidak harus begitu. Agaknya lebih sesuai jika masyarakat non-Kristen Antiokhia-lah yang menciptakan sebutan itu. Di lain tempat, memang masyarakat non-Kristenlah yang menggunakan sebutan itu.

χρηματισαι - 'khrêmatisai' sering diterjemahkan "disebut di depan umum" untuk menunjuk kepada perbuatan resmi dalam mendaftarkan mazhab baru di bawah nama "orang-orang Kristen". (Pendaftaran dengan mudah akan menerangkan adanya sebuah sebutan Latin). Tapi kata itu dapat dipakai lebih bebas, dan barangkali Lukas bermaksud tidak lebih dari menunjukkan, bahwa sebutan itu dipakai umum di kota pertama, di mana sebuah sebutan yang menunjukkan perbedaan sangat diperlukan. Dari sini mungkin dengan cepat dan mudah menjadi resmi dan umum.



C. PEMAKAIAN BERIKUTNYA


Jika sebutan "Kristen" mulanya nama ejekan, nama itu, seperti halnya sebutan "Metodis" pada waktu yang lebih kemudian, diterima oleh mereka yang diejek. Lama-kelamaan orang percaya harus menjawab pertanyaan "Apakah kamu Kristen?" Tidaklah memalukan untuk menerima maksud sebuah nama kehinaan, jika nama itu berisi Nama Juruselamat. Dan nama itu mempunyai kelayakan tertentu: ia memusatkan perhatian kepada unsur yang membedakan di dalam agama baru ini, yakni bahwa agama itu berpusat kepada Pribadi Kristus. Jika nama χριστος - 'khristos' tidak dimengerti oleh kebanyakan non-Kristen, dan mereka kadang-kadang mengacaukannya dengan nama umum χρηστος - 'khrêstos', yang berarti "baik, baik hati, kemurahan hati", hal itu adalah 'paronomasia', permainan kata, yang dapat dipakai untuk menghasilkan yang baik. Demikianlah dalam kepustakaan awal abad 2, nama itu dipakai tanpa persoalan oleh uskup Kristen Ignatius (di Antiokhia) dan oleh wali negeri Pliny (di daerah yang disebut dalam 1 Petrus).



Sumber kepustakaan:
Ensiklopedia Alkitab Masa Kini Jilid 1 halaman 593-594
dan beberapa sumber

No comments:

Post a Comment